Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ramadan Momentum Bulan Pengembangan UMKM dan Ekraf
Advertisement . Scroll to see content

Masalah Sengketa Lahan, Seorang Warga Disiram Air Keras

Rabu, 10 Mei 2023 | 12:58 WIB
  • author Ahmad Husein Lubis
Masalah Sengketa Lahan, Seorang Warga Disiram Air Keras
Perempuan korban penyiraman air keras di Mandailing Natal saat mendapat perawatan, Selasa (9/5/2023). (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

MANDAILING NATAL, iNews.id - Perempuan paruh baya menjadi korban penyiraman air keras di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera utara, Selasa (9/5/2023). Aksi penganiayaan ini diduga dipicu dendam terkait persoalan sengketa lahan.
 

Akibat kejadian ini, korban berinsial FK (51) mengalami luka bakar di bagian wajah. Dia kini masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan kondisi seluruh wajah diperban.
 

Sementara pelaku yang identitasnya sudah dikantongi polisi kini masih dalam pengejaran. Pelaku diketahui berinisial SD dari desa tetangga korban.

"Mertua saya ini sudah diincar. Pas lagi ke sawah langsung disiram, saya gak tahu itu air keras atau apa," ujar Ikhwanuddin, keluarga korban, Selasa (9/5/2023).
 

Korban ini diketahui warga asal Desa Huta Bangun Jae. Dia secara tiba-tiba saja disiram pelaku SD saat akan menuju sawah miliknya. Akibat siraman air keras, kondisi wajah korban melepuh seperti terbakar.

Kapolres Mandailing Natal AKBP Reza Chairul Akbar Siddiq mengatakan, dugaan sementara motif penyiraman ini berlatang belakang dendam terkait sengketa lahan antara korban dan pelaku.
 

"Ada masalah sengketa lahan antara korban dan pelaku. Mereka bukan keluarga, lain desa," ujar Kapolres.
 

Sementara kondisi korban relatif stabil dalam perawatan di rumah sakit. Namun butuh upaya lanjutan untuk memulihkan kondisi wajahnya yang terbakar akibat siraman air keras.

 

"Untuk jenis air yang disiramkan kepada korban masih diselidiki jenisnya apa," ucapnya.
 

 

Editor: Khansa Fadli

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut