Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekonom Sebut Pelemahan Rupiah Dikhawatirkan Picu Kenaikan Biaya Impor
Advertisement . Scroll to see content

Ekonom Sebut Utang Luar Negeri RI Rp7.000 Triliun Sudah Lampu Kuning!

Senin, 27 Juni 2022 | 15:14 WIB
  • author Michelle Natalia
Ekonom Sebut Utang Luar Negeri RI Rp7.000 Triliun Sudah Lampu Kuning!
Utang pemerintah dinilai akan menghadapi tiga risiko ke depannya. Foto/Ilustrasi

JAKARTA, iNews.id - Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan utang luar negeri (ULN) Indonesia per 31 Mei 2022 berada di posisi Rp7.002 triliun. 

Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira mengatakan bahwa kondisi utang ini sudah merupakan lampu kuning dan pemerintah harus berhati-hati. 

"Perlu menjadi kewaspadaan meski ada penurunan pertumbuhan ULN pemerintah sebesar 7,3% yoy per April 2022," ujar Bhima kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Senin (27/6/2022). 

Penurunan ini cenderung disebabkan oleh kenaikan pendapatan negara dari sektor komoditas tambang dan perkebunan. 

Bhima menyebutkan, masalah muncul ketika harga batu bara dan sawit mulai terkontraksi pada periode Juni sehingga memengaruhi windfall pajak dan PNBP. 

Di saat yang bersamaan, tekanan pembiayaan baru lahir dari kenaikan beban subsidi dan belanja rutin. 

"Efek dari pendanaan utang selama pandemi juga berkorelasi dengan naiknya beban bunga utang pemerintah," jelas Bhima. 

Editor: Abdulloh Hilmi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut